Skip to main content

Kesenian Ujung Lumajang 25 April 1947

Bapak/Ibu Guru di manapun Anda berada di seluruh wilayah Indonesia, Pada kesempatan yang berbahagia ini Admin sengaja ingin membagikan dan mengeshare postingan yang berhubungan dengan materi tentang Kesenian Ujung Lumajang 25 April 1947, Kami berharap semoga isi postingan ini yang berhubungan dengan perangkat pembelajaran mulai dari PROTA, RPP 1 lembar, PROSEM, PROMES, SILABUS, JURNAL untuk semua jenjang dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA hingga SMK/MAK juga postingan yang berhubungan dengan kota Lumajang pada zaman dahulu di bawah ini bisa bermanfaat bagi Anda dalam mempersipakan kegiatan belajar mengajar bersama peseerta didik di lembaga Anda semuanya. Dengan adanya postingan ini semoga juga bisa membantu para guru dalam menyusun perangkat pembelajaran di sekolah Anda semua. Admin juga berharap semoga postingan ini bisa berguna dan Anda agar terus berkunjung sekaligus mengeshare blog ini di media sosial

Foto di atas adalah foto kesenian ujung di Lumajang pada 25 April 1947
Kesenian ujung merupakan sebuah kegiatan yang awal mulanya pada jaman Majapahit dipergunakan sebagai ritual meminta hujan. Dalam seni ujung ini ratusan warga berkumpul mengelilingi sebuah panggung berukuran 5×5 meter. ”Ayo gepuk, ojo loyo (ayo pukul, jangan lemas, Red.),” teriak seorang bapak yang mengenakan peci hitam dari bawah panggung berteriak menyemangati dua orang yang bertarung di atas panggung. Dari atas panggung tampak dua lelaki bertubuh kekar saling berhadapan.dengan tatapan tajam, keduanya siap bertarung. Setelah seorang berpakaian hitam mengangkat tangan, keduanya saling melangkahkan kaki ke depan sambil mengangkat tangan yang memegang kayu rotan. Saat melangkah ke depan, keduanya berjoget mengikuti irama musik karawitan yang mengalun. Salah seorang pemain pun memukul tepat mengenai punggung hingga mengeluarkan darah. Namun tidak terllihat rasa sakit. Kedua pemain saling tersenyum, bahkan sesekali tertawa sembari berjoget. Setelah memukul, kini pemain tadi harus bersiap menangkis pukulan lawannya. Atraksi pukul memukul dilakukan secara bergantian. Kedua orang tersebut bukanlah akan bertinju, apalagi sedang melakukan atraksi pencak silat. Namun, keduanya sedang melakukan pertunjukkan seni ujung. 

Dengan menggunakan kayu rotan, kedua lelaki tersebut saling memukul secara bergantian. Setelah terpukul ataupun memukul, kedua lelaki tersebut berjoget mengikuti irama lagu karawitan. Selain kedua ”petarung” di atas panggung juga terdpat tiga lelaki berpakaian serba hitam. Ketiga lelaki ini biasa disebut sebagai kemlandang atau juri. Salah satu dari kemlandang membawa bakul (tempat nasi, Red) yang di dalamnya berisi beras kuning. Sedangkan dua lainnya melihat apakah terjadi pelanggaran atau tidak. ”Ayo beri semangat, tepuk tangannya,” ujar kemlandang kepada para penonton agar terus menyemangati para pemain sementara keduanya berjoget setelah saling memukul. Kedua pria yang bertarung saling memukul lawannya secara bergantian. Tak jarang, dari mereka mengeluarkan darah. Namun hal tersbeut tidak mengurangi rasa bahagia atau pun menimbulkan rasa takut bagi pemainnya.(teks dari Radar Mojokerto)

image:http://www.europeana.eu

Terima kasih Anda sudah meluangkan waktu untuk membaca materi tentang Kesenian Ujung Lumajang 25 April 1947, Kami berharap semoga isi postingan tentang PROTA, RPP 1 lembar, PROSEM, PROMES, SILABUS, JURNAL untuk semua jenjang dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA hingga SMK/MAK maupun artikel tenatang kota Lumajang tempo dulu bisa dinikmati oleh semua pengunjung dan juga filenya cocok untuh bahan referensi sekaligus acuan sehingga apa yang Admin sajikan semuanya bisa bermanfaat bagi Anda semuanya


Kesenian Ujung Lumajang 25 April 1947


Sebelum Anda mengunduh file materi yang ada di blog ini, Admin berharap untuk membaca dulu apa saja yang berhubungan dengan materi ini, dan biasanya linknya saya taruh di bawah postingan.Perlu diketahui post dan materi ini Admin ambil dari berbagai sumber blog yang relevan dan diakui kepercayaanya

Terima kasih Admin ucapkan bahwa Anda masih setia berkunjung pada blog sederhana ini, Blog ini sengaja Admin buat berhubungan dengan fasilitas administrasi pembelajaran seperti RPP sesuai dengan namanya. SEkalian mohon maaf apabila ada tulisan yang kurang berkenan atau Admin belum menyampaikan sumber tulisan, mohon disampaikan lewat komentar di bawah. jangan lupa untuk terus berbagi dan mengeshare diberbagai media sosial sehingga bisa menambah semangat Admin untuk terus update tulisan yang sekiranya nanti bisa bermanfaat bagi Anda semuanya
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar